Detail Berita

Mahasiswa Teknik Material dan Metalurgi ITK Presentasikan Inovasi Pemulihan Timah dari Limbah Elektronik di SENAMM XVIII 2026

Muhammad Nurhidayatur Rozikin 12 Oktober 2026 10.10 22 kali dilihat
Example_News.webp
Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini:

Balikpapan – Mahasiswa Program Studi Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Alya Diva Nur Aulia, berpartisipasi sebagai pemakalah dalam Seminar Nasional Metalurgi dan Material (SENAMM) XVIII 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin pada 12 September 2026. Dalam forum ilmiah tersebut, Alya mempresentasikan hasil penelitian mengenai pemulihan timah (Sn) dari limbah Printed Circuit Board (PCB) sebagai salah satu upaya pemanfaatan kembali material bernilai dari limbah elektronik.

SENAMM XVIII 2026 mengangkat tema “Enhancing Technological Capability in Materials Science and Metallurgy through Indigenous Resource Utilization and Innovation”. Kegiatan yang berlangsung secara hibrida di Lecture Theatre 1, Universitas Hasanuddin, Makassar, serta melalui Zoom ini mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, dan praktisi untuk berbagi hasil penelitian serta perkembangan inovasi di bidang metalurgi dan material.

Di bawah bimbingan Andromeda Dwi Laksono, S.T., M.Sc., Ph.D., Alya mengembangkan penelitian yang berfokus pada potensi limbah PCB sebagai sumber sekunder timah. Komponen papan sirkuit yang banyak ditemukan pada perangkat elektronik bekas tersebut mengandung material logam yang masih berpotensi dimanfaatkan melalui proses pemulihan atau recovery.

Penelitian ini berkaitan dengan konsep urban mining, yakni upaya memperoleh kembali material bernilai dari produk dan limbah perkotaan, termasuk perangkat elektronik yang telah habis masa pakainya. Pendekatan tersebut menjadi salah satu alternatif untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya sekaligus mendukung pengelolaan limbah elektronik yang lebih berkelanjutan.

Dalam sesi presentasi, Alya memaparkan latar belakang penelitian, metode pemulihan timah, hasil karakterisasi material, serta pembahasan mengenai proses dan tingkat perolehan kembali timah dari limbah PCB. Pemaparan tersebut juga membuka kesempatan untuk memperoleh tanggapan dan masukan dari peserta forum ilmiah sebagai bahan pengembangan penelitian berikutnya.

Bagi Alya, keikutsertaan dalam SENAMM XVIII 2026 bukan sekadar kesempatan untuk menyampaikan hasil penelitian, tetapi juga menjadi pengalaman akademik dalam membangun kemampuan komunikasi ilmiah dan memperluas wawasan.

“Mengikuti SENAMM XVIII 2026 menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya, khususnya karena berkesempatan mempresentasikan hasil penelitian mengenai recovery timah dari limbah PCB dalam forum ilmiah. Melalui sesi diskusi dan pemaparan penelitian lainnya, saya juga memperoleh wawasan baru mengenai perkembangan teknologi metalurgi dan material,” ungkap Alya.

Ia berharap pengalaman dan masukan yang diperoleh dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan penelitian, khususnya dalam pemanfaatan limbah elektronik sebagai sumber material berharga yang memberikan manfaat akademis sekaligus berkontribusi terhadap pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

Partisipasi Alya dalam SENAMM XVIII 2026 menjadi salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa ITK dalam diseminasi hasil penelitian di tingkat nasional. Melalui forum tersebut, penelitian yang dikembangkan di lingkungan kampus berkesempatan memperoleh perspektif baru sekaligus memperluas kontribusi keilmuan dalam menjawab tantangan pemanfaatan material dan pengelolaan limbah elektronik.


Berita Terbaru

Example_News.webp Berita

Mahasiswa Teknik Material dan Metalurgi ITK Presentasikan Inovasi Pemulihan Timah dari Limbah Elektronik di SENAMM XVIII 2026

Mahasiswa Teknik Material dan Metalurgi ITK Presentasikan Inovasi Pemulihan Timah

Example_News.webp Berita

Dies Natalis ke-12 ITK, Momentum Refleksi dan Penguatan Visi Menuju Kampus Berdaya Saing Global

Momentum Refleksi dan Penguatan Visi Menuju Kampus Berdaya Saing Global

a few mins ago
Butuh Bantuan? Tanya Kami