Detail Berita

Wisuda ke-21 iTK Kukuhan 748 Wisudawan, Teguhkan Semangat Lulusan untuk Terus Memberi Dampak

Muhammad Nurhidayatur Rozikin 1 Oktober 2026 14.35 17 kali dilihat
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini:

Balikpapan – Institut Teknologi Kalimantan (ITK) mengukuhkan 748 wisudawan dan wisudawati dalam rangkaian Wisuda ke-21 yang digelar di Auditorium Laboratorium Terpadu 1, Kampus ITK. Momentum tersebut tidak hanya menjadi penanda selesainya masa studi, tetapi juga menjadi awal bagi para lulusan untuk membawa ilmu, pengalaman, dan kompetensi yang diperoleh selama di kampus menuju ruang pengabdian yang lebih luas.

Rangkaian wisuda meliputi pembukaan Sidang Terbuka, pembacaan statistik wisudawan, pengukuhan lulusan, penyerahan ijazah dan pemindahan tali toga, sambutan Rektor ITK, hingga sambutan wisudawan terbaik. Dalam sambutannya, Rektor ITK Prof. Dr. rer. nat. Agus Rubiyanto, M.Eng.Sc. menekankan bahwa kelulusan tidak berhenti pada pencapaian akademik maupun gelar yang diperoleh. Para alumni diharapkan mampu menerapkan ilmu dan pengalaman yang dimiliki untuk menciptakan karya, inovasi, serta kontribusi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bangsa, dan lingkungan.

Pesan tersebut menjadi penting karena perjalanan lulusan setelah kampus akan sangat beragam. Sebagian akan memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, membangun usaha, melakukan penelitian, maupun mengambil peran dalam berbagai sektor. Di tengah pilihan tersebut, lulusan ITK diharapkan tetap membawa nilai-nilai yang tumbuh selama menjalani pendidikan, termasuk semangat belajar, adaptasi, kolaborasi, dan keberanian menghadapi tantangan.

Apresiasi bagi Lulusan Berprestasi

Pada Wisuda ke-21, sejumlah lulusan mendapat apresiasi atas capaian akademiknya. Risqi’a Shauma Salsabiilla, S.Aktr. menjadi peraih IPK tertinggi tingkat institut sekaligus tingkat Fakultas Sains dan Teknologi Informasi (FSTI). Sementara itu, Joyce Felecya Sitinjak, S.T. menjadi peraih IPK tertinggi Fakultas Pembangunan Berkelanjutan (FPB), dan Yosua Anjupaian Situmeang, S.T. menjadi peraih IPK tertinggi Fakultas Rekayasa dan Teknologi Industri (FRTI). Selain capaian IPK tertinggi, Siska Veronika, S.T. tercatat sebagai lulusan termuda pada usia 20 tahun 9 bulan 20 hari.

Wisudawan Terbaik: Setiap Lulusan Memiliki Perjalanan yang Berbeda

Pesan mengenai proses dan makna kelulusan juga disampaikan oleh Risqi’a Shauma Salsabiilla dalam sambutan wisudawan terbaik. Ia mengingatkan bahwa meskipun seluruh wisudawan mengenakan toga yang sama, masing-masing membawa cerita perjuangan yang berbeda.

Ada yang menjalani perkuliahan sambil aktif berorganisasi, mengikuti penelitian, perlombaan, pengabdian kepada masyarakat, maupun magang. Ada pula yang pernah merasa tertinggal, gagal, kehilangan arah, bahkan hampir menyerah. Namun seluruh proses tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan mahasiswa hingga akhirnya berada pada satu titik yang sama: kelulusan. 

Risqi’a juga menekankan bahwa setelah wisuda, setiap lulusan tidak harus menjalani perjalanan yang sama maupun bergerak dengan kecepatan yang sama.

“Hari ini bukanlah garis akhir.”

Menurutnya, ada lulusan yang akan bekerja, melanjutkan pendidikan, membangun usaha, meneliti, maupun mengabdi kepada masyarakat. Karena itu, para lulusan diingatkan untuk tidak terlalu sibuk membandingkan perjalanan dengan orang lain, tetapi terus berjalan, belajar, dan berani bangkit ketika menghadapi kegagalan.  

Lebih dari itu, Risqi’a mengajak para lulusan untuk melihat keberhasilan tidak hanya dari seberapa tinggi pencapaian pribadi yang mampu diraih, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan setelah mencapai keberhasilan tersebut. Ia berharap ilmu yang dibawa dari ITK tidak hanya digunakan untuk memperoleh pekerjaan, tetapi juga menjadi keberanian untuk menciptakan perubahan serta memberi manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan lingkungan.  

Melalui Wisuda ke-21, ITK kembali melepas generasi baru yang akan membawa nama almamater ke berbagai bidang. Dengan semangat SPECTA – Untuk Sang Pencipta dan Bumi Etam, para lulusan diharapkan tidak hanya tumbuh menjadi profesional yang kompeten, tetapi juga menjadi alumni yang mampu menghadirkan solusi, membuka peluang, dan memberikan dampak wherever they take their next steps.

Berita Terbaru

Example_News.webp Berita

Kumpulkan 19.300 Poin SK2PM, Dion Prayoga Jadikan Aktivitas Kampus sebagai Ruang Belajar di Luar Kelas

Dion Prayoga Jadikan Aktivitas Kampus sebagai Ruang Belajar di Luar Kelas

Example_News.webp Berita

Peraih IPK Tertinggi TMM ITK, Yosua Anjupaian Situmeang Kembangkan Riset Sensor Elektrokimia melalui Program JST-NEXUS di Saga University Jepang

Yosua Anjupaian Situmeang Kembangkan Riset Sensor Elektrokimia melalui Program JST-NEXUS di Saga University Jepang

Example_News.webp Prestasi

Joyce Felecya Sitinjak, Lulusan Terbaik Teknik Lingkungan ITK yang Aktif Berorganisasi hingga Riset Limbah Tambang

Lulusan Terbaik Teknik Lingkungan ITK yang Aktif Berorganisasi hingga Riset Limbah Tambang

a few mins ago
Butuh Bantuan? Tanya Kami