ITK Rayakan Dies Natalis ke-4

ITK News I Rilis

Balikpapan – Institut Teknologi Kalimantan (ITK) merayakan ulang tahunnya yang ke-4 melalui serangkaian acara Dies Natalis. Puncaknya adalah Sidang Terbuka Senat yang diselenggarakan pada Sabtu, 6 Oktober 2018 di Kampus ITK, Balikpapan.

 

Rektor ITK, Prof. Sulistijono, dalam sambutannya mengucap syukur kepada Allah SWT sehingga ITK menginjak usia yang ke-4. “Alhamdulillah, semoga ITK terus maju dan bermanfaat, khususnya bagi masyarakat Kalimantan Timur,” ujar Sulis.

 

Menginjak usianya yang keempat, terdapat sejumlah perkembangan, yakni jumlah mahasiswa ITK saat ini sebanyak 3000 mahasiswa, 199 lulusan (lima kali wisuda), 164 dosen/pengajar, 50 tenaga kependidikan, 41 mitra kerjasama dalam dan luar negeri, dan 14 program studi ITK, yakni Teknik Lingkungan, Teknik Sipil, Teknik Material dan Metalurgi, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Perkapalan, Teknik Kelautan, Teknik Industri, Matematika, Fisika, Sistem Informasi, Informatika, Perencanaan Wilayah dan Kota, dan Teknik Kimia.

 

Berikut cuplikan pidatonya:

Kami laporkan bahwa saat ini pendidikan tinggi teknologi yang didirikan pemerintah adalah ITK di Balikpapan dengan luas Lahan 300 ha dari pemerintah provinsi. Namun sayangnya ITK Balikpapan baru memperoleh 60 ha yang sudah dihibahkan ke Kemenristekdikti. Sedangkan sisanya 240 ha masih belum selesai pengurusannya. Hal ini akan bisa menghambat proses pengembangan ITK. Semoga Pemda diberi kelancaran dalam proses pembebasan lahan ITK.

Hadirin yang berbahagia

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa bumi Kalimantan memiliki Sumber Daya Alam yang melimpah berupa hutan dan tambang dan itu semua menanti lulusan-lulusan ITK yang akan mengolahnya, sebagaimana pesan Bung Karno “Jangan kita mengekspor Bumi Indonesia sebelum kita mampu mengolahnya sendiri”. Nyatanya kita telah mengekspor dan mengolah hutan dan tambang kita oleh tenaga ahli asing dan kita hanya memperoleh bagian kecil dari bumi kita sendiri. Oleh karena itu adanya ITK di Balikpapan diharapkan mampu memproduksi insinyur2 yg bisa mengolah SDA di bumi Indonesia.

Bapak Gubernur atau yang mewakili dan Bapak Rektor UI yang kami hormati kami telah menyusun usulan pengembangan ITK melalui berbagai skema pendanaan, baik dari ADB bersama konsorsium semua PTN Kalimantan maupun dari dana PBS Program B Sukuk. Semoga tebar jaring yang kami lakukan membuahkan hasil yang positif untuk pengembangan pendidikan di kawasan Indonesia Timur.

Melalui sambutan ini kami sangat mengharapkan segera diserahkannya sisa lahan ITK dari pemerintah Provinsi Kaltim kepada Kemenristekdikti agar perkembangan dan pembangunan ITK tidak terhambat karena lahan. Kami juga berharap adanya afirmasi dari Kementerian untuk anggaran APBN pembangunan gedung ITK sebagai PTN baru bidang teknologi.

              Kami juga berharap Pemerintah Daerah bisa memberikan hibah-hibah gedung olahraga atau gedung laboratorium. Karena dengan dasar Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 99/BMK.05/2015 Tentang Administrasi Pengelolaan Hibah menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah bisa memberikan hibah ke Perguruan Tinggi Negeri. Seperti Pemprov Lampung atau Pemprov Bengkulu yang sudah memberikan banyak hibah ke perguruan tinggi.

              Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada ITK dalam upayanya mewujudkan ITK sebagai perguruan tinggi yang maju, bermartabat, dan dan berdedikasi dalam pembangunan bangsa. Semoga bantuan dan dukungan tersebut tercatat sebagai amal kebajikan dan mendapat balasan terbaik di sisi Alloh SWT.

 

Dalam Dies Natalis ke-4 ini, tema yang diusung adalah “Inovasi Eco-Technology Menuju Revolusi Industri 4.0”. Melalui serangkaian kegiatan Dies, kami ingin mempromosikan gagasan bahwa segala inovasi teknologi yang dilakukan semua pihak, khususnya dalam era Internet-of-Things saat ini (Revolusi Industri 4.0) haruslah memperhatikan aspek ramah lingkungan, sustainable development.

 

Posisi strategis ITK yang berada di jantung Kalimantan, di kelilingi hutan hujan tropis, membuat institusi teknologi ini harus menjadikan lingkungan sebagai salah satu basis kurikulum perkuliahannya.  “Adanya ITK di Balikpapan diharapkan mampu memproduksi insinyur-insinyur yg bisa mengolah SDA bumi Indonesia,” kata Sulistijono.

 

Sulistijono juga memaparkan Memorandum Akhir Jabatan berisi catatan kiprahnya selama memimpin ITK sejak awal inisiasi 2010, menjadi pemimpin tim inisiator pendirian ITK, ketua pelaksana harian ITK, hingga menjabat sebagai Rektor ITK 2014-2018. Selanjutnya saat ini sedang dalam proses penjaringan bakal rektor, diharapkan sebelum akhir tahun 2018 ITK akan memiliki rektor baru.

 

Acara dilanjutkan dengan Orasi Ilmiah dari Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis M. Met. dengan judul “Strategi Percepatan Perguruan Tinggi Negeri Baru Memasuki Revolusi Industri 4.0”.

 

Anis menyampaikan bahwa perguruan tinggi sebaiknya menerapkan sistem pengajaran hybrid, yaitu sebagian dari beban akademik mahasiswa diikuti secara tatap muka, sedangkan sebagian lain dapat diperoleh melalui perkuliahan daring, baik yang disediakan oleh perguruan tinggi sendiri ataupun lembaga lain. Sehingga mahasiswa dapat mengembangkan cara berpikir kritis dengan mencari sumber-sumber pengetahuan yang lain, namun mereka juga tetap dapat mengembangkan keterampilan bekerjasama, karena tetap berinteraksi dengan mahasiswa lain dalam lingkungan kampus.

 

Metode pembelajaran baru tersebut tentunya harus diimbangi dengan penjaminan mutu yang baik, terutama penjaminan mutu kuliah daring. “Kolaborasi yang saling menguntungkan antara perguruan tinggi di Indonesia serta luar negeri, sehingga tercipta komunitas akademik yang berkualitas demi tercapainya visi dan misi perguruan tinggi,” pesan beliau sekaligus menutup orasi.

 

Berikut rangkaian acara Dies Natalis ke-4 ITK yang di antaranya masyarakat luas dapat berpartisipasi:

  1. SPECTA DAY, 17 Agustus 2018, sebagai pembuka kegiatan Dies Natalis, diisi dengan lomba-lomba memeriahkan Hari Kemerdekaan RI di Kampus ITK.
  2. WORLD CLASS PROFESSOR, 24 Agustus 2018, di mana ITK mendatangkan salah seorang profesor dari perguruan tinggi di luar negeri untuk memberikan kuliah tamu bagi mahasiswa ITK.
  3. ITK SPORT COMPETITION, 23 September – Oktober 2018. Pertandingan berbagai cabang olahraga inter-civitas akademika ITK, maupun dengan kampus perguruan tinggi lain di Balikpapan.
  4. SIDANG TERBUKA SENAT, 6 Oktober 2018, merupakan puncak perayaan ulang tahun ITK. Berisi pemaparan terkini ITK dari Rektor ITK, dan Orasi Ilmiah dari salah seorang profesor/akademisi/profesional. Dalam perayaan kali ini, ITK mengundang Rektor Universitas Indonesia (UI), Prof. Muhammad Anis, M.MET, Ph.D, dengan alasan bahwa UI lah yang mempelopori kampanye Green Campus, bahwa kurikulum perkuliahan harus ditanamkan wawasan cinta lingkungan agar segala produk pemikiran/inovasi/penelitian yang dihasilkan civitas akademika akan memberikan manfaat jangka panjang. Dalam orasi ilmiahnya, Rektor UI membawakan judul: “Strategi Percepatan Perguruan Tinggi Negeri baru Memasuki Revolusi Industri 4.0”.
  5. ITK CONTEST, 26 Oktober 2018 di Kampus ITK. Kompetisi Debat tingkat nasional bagi mahasiswa seluruh Indonesia , dan Think Tank (kompetisi proposal bisnis tingkat nasional bagi mahasiswa).
  6. ITK FESTIVAL (Talkshow & Expo), 27 Oktober 2018 di Gedung Kesenian Balikpapan, pameran hasil kreasi inovasi civitas akademika ITK, dan bekerjasama dengan pelaku industri kreatif, dan UKM Balikpapan.
  7. SEMINAR COMPACT, 12 November 2018, di Kampus ITK. Sarasehan dengan bintang tamu Kepala Bappenas, Prof. Bambang P.S. Brojonegoro, Ir. Bernardus Djonoputro (Ketua Ikatan Ahli Perencana Nasional), Yoga Adiwinarto (Direktur Institute for Transportation and Development Policy), dan Prof. Ir. Bakti Setiawan, MA., Ph.D (Ahli Tata Kota, dosen UGM).
  8. BICAME (Borneo International Conference on Applied Mathematics and Engineering), Desember 2018, di Kampus ITK. Merupakan konferensi internasional sebagai wadah berkumpulnya para ahli ekologi terkemuka, ahli kimia, fisikawan, ahli biologi, ilmuwan material, peneliti biomedis, pekerja sosial, profesional, dan peneliti lain dari seluruh dunia yang aktif dalam area multidisiplin ini untuk bertukar informasi, gagasan, dan untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.

-end-

Ridho Jun Prasetyo, Muhammad Annur Ramadhan, Raydha Yulia I Humas ITK

===

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *