ITK Juarai Kompetisi Geoteknik Nasional

Prestasi Mahasiswa│Humas ITK

Balikpapan, 17 Mei 2016 – Tiga mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) berhasil menjadi juara tiga dalam ajang kompetisi Teknik Sipil nasional bertajuk Geotechnical Engineering Competition 2016: Creative Soil Improvement Method to Solve Geotechnical Engineering Issue yang diadakan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Lintang Caraka, Rinda Nenni Nurjannah, dan Rima Andari Putri berhasil mengalahkan delapan tim finalis yang di antaranya berasal universitas terkemuka, yakni Universitas Indonesia, ITB, Universitas Brawijaya, dan Universitas Airlangga.

“Alhamdulillah, ini berkat kerja keras tim, bimbingan dari Dr.Muntaha, dan dukungan rekan-rekan semua di ITK. Kami persembahkan trofi ini untuk ITK dan Kalimantan Timur,” kata Lintang terbata-bata ketika dihubungi via telepon oleh Humas ITK seusai penyerahan trofi di Gedung ITS, Senin, 16 Mei 2016.

Kompetisi Geoteknik 2016 merupakan ajang bergengsi tahunan yang diadakan oleh Fakultas Teknik Sipil ITS. Mempertemukan ratusan perwakilan mahasiswa Teknik Sipil dari perguruan tinggi se-Indonesia untuk beradu-cerdas, menyelesaikan serangkaian studi kasus masalah tanah dan batuan yang hubungannya dengan kemampuan menahan beban yang berdiri di atasnya.

Lomba ini memang cukup memakan waktu dan pikiran. Sejak pembukaan pendaftaran pada Februari, seleksi kasus tahap pertama pada Maret, tahap kedua pada April adalah pengerjaan makalah ilmiah, finalis kemudian dikarantina selama 24 jam pada Sabtu, 14 Mei 2016 untuk mengerjakan kasus tahap kedua.

Tim dari UGM menyabet Juara I, sedangkan Juara II diraih oleh Tim dari ITS. “Tahun depan kami menargetkan juara satu,” ujar Lintang, mahasiswa asal Tenggarong ini.

Tim dari ITK dibimbing oleh Dosen Teknik Sipil ITK, Mohammad Muntaha. Doktor lulusan ITS ini mengaku bangga dengan prestasi ini. Menurutnya, uang pembinaan yang didapatkan memang tidak seberapa (Rp4.000.000,00, ed) dibandingkan kerja keras Lintang dan timnya.

“Tapi semoga capaian ini bisa menginspirasi mahasiswa ITK lainnya untuk berprestasi. Hasil pemikiran mereka juga bisa diaplikasikan untuk kemajuan Kalimantan Timur,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Non Akademik ini.

—selesai—

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *