Mahasiswa ITK Meraih Bronze Medal Aritech Reserch And Enterpreneurship Innovation (Agreetion 2022)

by | Aug 5, 2022 | Berita-ITK, Teknik Material dan Metalurgi

Balikpapan – Institut Teknologi Kalimantan berhasil meraih bronze medal AGREETION 2022, kegiatan ini merupakan kompetisi internasional yang mengangkat isu lingkungan dengan tema Accelerating The Innovation For Agritech Development. Mahasiswa yang berhasil adalah 1. Yogi Mirza Pangestu Utomo (06191061) 2. Muhammad Fadli (06191035) 3. Panji (06191047). Pada lomba ini mengikuti kompetisi bidang paper and poster competition bertemakan International Resertch Innovation For Agritech Development dimana ide yang diajukan berlatar belakang tingkat deforestasi yang ada di kalimantan serta potensi meningkatnya deforestasi ini dengan perpindahan ibukota ke kalimantan timur serta cara mengatasinya dengan agroforestri sengon pada perkebunan perkebunan sawit. kebetulan ITK berada dekat dengan ibukota baru maka ini adalah kesempatan emas guna mengangkat isu lingkungan sekitar. Berlatar belakang tingkat deforestasi yang ada di kalimantan serta potensi meningkatnya deforestasi ini dengan perpindahan ibukota ke kalimantan timur serta cara mengatasinya dengan agroforestri sengon pada perkebunan perkebunan sawit. Hal ini guna memberikan suplay sumber daya kayu yang dapat di gunakan pada pembuatan rumah, furniture ,dll serta mencoba mengurangi tingkat deforestasi hutan.

“Keilmiahan tidak bisa hanya di kembangkan dari semangat 1 orang saja tapi dapat lebih berkembang jika kita semua memiliki semangat yang sama” Ungkap Yogi.

Karya yang di buat berupa paper yang dimana berjudulkan “Application of Sengon (Albizia chinensis) Agroforestry in Oil Palm Plantations to Reduce the Impact of Deforestation as Preparation for The Development a New Capital City” . Pada sub tema Environment Innovation. Guna menghadapi kebutuhan akan kayu guna konstruksi,mabel,dll maka di lakukannya deforestasi guna memenuhi kebutuhan yang ada. kalimantan timur sebagai provnsi tempat ibukota baru berada dan tempat ladang sawit terbesardi inonesia memiliki tingakt deforestasi yang sangat tinggi dari segi sumberdaya kayu ataupun alih fungsi lahan sebagai perkebunan sawit. Agroforestri merupakan metode penggabungan 2 tanaman pokok guna mendapatkan manfaat yang optimal dalam secara ekonomi maupun lingkungan. dan penggunaan sengon ini di pilih untudk di sandingkan dengan perkebunan sawit karena sengon memiliki masa tumbuh yang relatif cepat serta memiliki serta dapat hidup pada tanah yang minim zat hara bahkan dapat menyuburkan tanah yang ini dapat memberikan simbiosis mutualisme antara tanaman sawit dan sengon tersebut lalu secara ekonomi dapat memberikan profit/produk kayu yang siap di gunakan sebagai konstruksi,furnitur dll kurang dari 5 tahun.

Humas Institut Teknologi Kalimantan
#KampusMerdeka

Bagikan Yuk :
Skip to content