‘Metamorfisis’ Civitas Akademika ITK di Bulan Suci

ITK Luncurkan Si Enggang
06/06/2016
Wainaga Untuk Karang Joang
08/06/2016
Tunjukkan semua

‘Metamorfisis’ Civitas Akademika ITK di Bulan Suci

Balikpapan – Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Prof. Sulistijono menyambut gembira dengan datangnya bulan suci Ramadhan. “Syukur alhamdulillah, sang syahruttarbiyah (bulan pendidikan), Ramadhan 1437 H telah datang. Mari kita bersukacita menyongsongnya,” katanya.

Menurut Sulis, bagi seorang muslim, kedatangan Ramadhan sudah sepatutnya disambut dengan gembira dan penuh syukur. Ramadhan merupakan bulan penuh maghfirah, rahmat dan serta sarana menjadi orang yang bertakqwa, muttaqin.

Dalam kesempatan ini rektor memberikan sambutan kepada seluruh sivitas akademika ITK khususnya bagi yang muslim/muslimah yang sedang menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan. Dalam wawancaranya, beliau mengingatkan tiga hal:

Pertama,  Kita selalu bersyukur kepada Allah Swt karena kita masih diberikan umur yang panjang sehingga kita bisa menikmati ibadah Bulan Ramadhan 1437 H. Rasa syukur ini harus kita praktekkan secara nyata dalam mengisi hari-hari kita dalam ibadah kepada-Nya.

Kedua, Sebaiknya kita meminta maaf kepada sesama. Pastilah kita selama beraktifitas dan bertatap muka memiliki kekhilafan dan kesalahan yang disengaja ataupun tidak disengaja. Maka kita saling memaafkan agar selama ibadah di Bulan Ramadhan hati kita sudah bersih.

Ketiga, Meningkatkan ibadah sunnah di Bulan Suci. Maka setiap ada peluang pahala kita sebisa mungkin mengisinya, jangan abaikan peluang amal sholeh yang ada. Peluang pahala seperti tilawah qur’an, tarawih, sedekah, infaq, zakat dan lainnya.

Beliau juga memberikan motivasi selama Bulan Ramadhan ini, bahwa Bulan Ramadhan disebut juga Syahruttarbiyyah (Bulan Pendidikan), maka momentum ini digunakan untuk mendidik kita untuk berubah, tentunya berubah ke arah yang lebih baik

“Ramadhan adalah syahruttarbiyah. Bulan Pendidikan. Marik kita belajar dari metamorfosis kupu-kupu. Manusia pun harus meningkatkan kualitas keimanan, ketaqwaan, keilmuan, kesehatan, dan akhlak dirinya. Mari jadikan Ramadhan ini sebagai momentum untuk mencapainya!”

Di Bulan Ramadhan tahun ini dari Kementerian PAN dan RB memberikan waktu kerja 32,5 jam dalam sepekan, tentu hal ini memberikan peluang untuk memperbanyak beribadah dan mempersiapkan puasa dengan sebaik-baiknya.

Hal lain yang perlu diperhatikan bahwa sebaiknya kita sebagai pelayan di bidang pendidikan, momen ramadhan bukan momen untuk bermalas-malasan akan tetapi menjadi titik tolak kita untuk lebih produktif lagi. Karena hasil dari Tarbiyah yang dilakukan akan terlihat setelah ramadhan. Selamat Beribadah di Bulan Ramadhan, semoga amal ibadah kita diterima dan dilipatgandakan oleh Allah Swt. Amiin.  (Humas ITK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *