Mobil Listrik Pertama di Kalimantan Karya Mahasiswa ITK

#siaranpers

ITK News I Inovasi Mahasiswa

Balikpapan, 11 November 2017 – Siang ini selepas Zuhur, Kamis, 11 November 2017 semua mata civitas akademika ITK tertuju pada serambi lantai 1 Gedung A, Kampus Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Balikpapan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah kecendekiaan bumi borneo, sebuah mobil listrik berhasil diciptakan oleh tangan-tangan terampil mahasiswa ITK, dibantu bimbingan dosen, dan arahan tenaga kependidikan ITK.

Namanya Enggang Evo 1 ITK. Si Enggang besi ini secara resmi diluncurkan oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITK, Dr. Mochamad Purwanto. Mewakili pimpinan ITK, Purwanto mengatakan hasil karya mahasiswa ini merupakan bukti bahwa meski baru berusia tiga tahun, tapi ITK telah mampu menunjukkan kualitasnya sebagai perguruan tinggi negeri teknik di Kalimantan Timur.

“Peluncuran ini sebagai wujud syukur, terima kasih kepada rakyat dan pemerintah daerah Kalimantan Timur, dan pemerintah Indonesia yang selama ini mendukung ITK,”kata Purwanto yang juga dosen Program Studi Teknik Kimia ini.

Purwanto berharap, mobil listrik pertama ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berprestasi. “Karya kita tidak boleh berhenti di sini. Harus ada Enggang Evo 2, Evo 3, dan seterusnya. Terus belajar dan berjuang demi kemajuan negara, daerah, almamater, keluarga, dan diri kalian sendiri,”ujarnya.

Berikut spesifikasi Mobil Listrik Enggang Evo 1 ITK:

Dimensi Mobil:

Panjang: 2,46 meter

Lebar: 1,25 meter

Tinggi: 1,18 meter

Ground Clearance: 0,15 meter

Wheel Base: 1,415 meter

 

Desain Mobil:

Rangka: Pipa Besi 3/4 inci

Body: Fiber Glass

Warna Rangka: Hitam

Warna Body: Merah

Tipe Steer: Ackerman

Tipe Rem: Disc Brake

Tipe Suspensi: Independen

 

Penggerak:

Motor Penggerak: DC Brushless 2 KW

Tire Motor: BLDC Hub

Controller: Controller Kelly

Baterai: Aki VRLA 48 V 45 AH

Pemerintah Kota Balikpapan yang diwakili oleh Sekretaris Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan, Sayid Muhdar pun turut hadir dan berdecak kagum atas karya para pejuang muda ITK ini. ”ITK terbukti berhasil mencetak generasi muda atau SDM yang mumpuni, unggul, yang dibutuhkan Kalimantan Timur maupun Indonesia,”ujar Sayid yang mantan Camat Balikpapan Utara ini.

Enggang Evo 1 adalah karya mahasiswa ITK yang tergabung dalam Student Automotive Association (SAA), atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di bawah naungan Program Studi Teknik Mesin ITK bagi mahasiswa yang hobinya mengutak-atik kendaraan.

Ketua SAA ITK Team, Herdy Aditya mengatakan mobil listrik yang mereka buat memang masih jauh dari sempurna, sehingga membutuhkan dukungan semua pihak agar bisa terus berinovasi.

“Kami persembahkan ini untuk Sang Pencipta, untuk Kalimantan Timur, untuk Indonesia, dan untuk Kampus ITK tercinta. Mohon doanya agar kami dapat mengharumkan nama ITK dan Kaltim pada kompetisi di tingkat nasional,” ujar Herdy yang merupakan mahasiswa Teknik Mesin.

Acara peluncuran ditandai dengan pembukaan kain yang menutupi mobil secara bersama-sama oleh perwakilan Pemkot Balikpapan, pimpinan ITK, dosen, dan mahasiswa. Ada pula pemotongan tumpeng sebagai syukuran melepas Tim SAA ITK yang akan mengikuti Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) 2017 di Politeknik Negeri Bandung pada 23 – 24 November 2017.

“Kami mohon restu dan dukungan dalam bentuk apa pun dari semua pihak, sehingga kami dapat memenangkan kompetisi tersebut dan membanggakan Kalimantan Timur,” ujar Herdy.

Kepala Laboratorium Teknologi Mekanik Teknik Mesin ITK yang membimbing Tim SAA ITK dalam pembuatan mobil listrik ini, Alfian Jafar mengatakan mobil listrik adalah salah satu fokus penelitian Program Studi Teknik Mesin ITK.

“Ke depan, penelitiannya akan dikembangkan ke sektor lain yang lebih aplikatif, tidak hanya untuk lomba, seperti mobil listrik penyapu jalan (sweeper) yang digunakan Dinas Pertamanan Kota. Itu satu unit harganya bisa sampai 5 milyar rupiah, dan berbahan bakar diesel. Kami dapat mengembangkan Sweeper dengan mesin listrik berbaterai yang cost-nya jauh lebih rendah,” kata Alfian yang juga dosen Teknik Mesin ITK ini.

Acara juga dihadiri perwakilan dari para sponsor: PT. Pertamina, PT. Kaltim Nitrate Indonesia, Molina, Gesits, Sapuangin ITS Team, dan IKA ITS PW Kaltim.

Melajulah Enggang, pacu semangatmu tuk harumkan bumi borneo, harumkan Indonesia. Untuk Sang Pencipta dan Bumi Etam, SPECTA!!

—selesai—

Ridho Jun Prasetyo (Humas ITK) 

Informasi lebih lanjut hubungi:

Telp: 0542-8530801/Fax: 0542-8530800

ridhojun@itk.ac.id atau humas@itk.ac.id

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *