PENGABDIAN MASYARAKAT: DOSEN ITK SULAP SAMPAH PLASTIK MENJADI PRODUK DAUR ULANG YANG EKONOMIS UNTUK MASYARAKAT RT 33 KARANG JOANG

SOSIALISASI DAN ROADSHOW PROGRAM EKONOMI KREATIF SUB SEKTOR APLIKASI DAN GAMES
28/11/2019
ITK Mengadakan Sosialisasi Sistem Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2020
09/12/2019
Tunjukkan semua

PENGABDIAN MASYARAKAT: DOSEN ITK SULAP SAMPAH PLASTIK MENJADI PRODUK DAUR ULANG YANG EKONOMIS UNTUK MASYARAKAT RT 33 KARANG JOANG

Pada hari minggu, 4 Agustus 2019, dosen Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Kalimantan (ITK) telah melaksanakan Pengabdian Masyarakat kepada warga RT 33 Kelurahan Karang Joang yang terdiri dari Eka Masrifatus Anifah, S.T., M.Sc., Umi Sholikah, S.Si., M.T., dan Intan Dwi Wahyu Setyo Rini, S.T., M.T dengan hibah internal ITK. Kegiatan pengabdian masyarakat yaitu memberikan pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi produk daur ulang yang bernilai ekonomis kepada masyarakat. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat juga dipaparkan bahaya sampah plastik dengan harapan masyarakat dapat mengolah sampah plastik menjadi produk daur ulang yang ekonomis sesuai dengan pengalaman yang didapatkan pada saat pelatihan.

Masyarakat diberikan pelatihan tentang daur ulang sampah plastik menjadi dompet maupun tas. Sebelum hari pelaksanaan pelatihan, masyarakat sudah dihimbau untuk membawa masing-masing sampah plastik yang dihasilkan khususnya yaitu kemasan sachet pada saat pelatihan sehingga  masyarakat bisa langsung praktik dengan didampingi dosen Teknik Lingkungan. Masing-masing peserta akan diberikan peralatan untuk menjahit kemasan produk yang sudah dikumpulkan.

Peserta pelatihan yang hadir berjumlah 27 orang yang merupakan warga RT 33 Kelurahan Karang Joang.  Kegiatan pelatihan pemanfaatan sampah plastik telah menarik antusiasme masyarakat karang joang. Kegiatan pelatihan berjalan dengan lancar. Beberapa peserta mampu menyelesaikan pembuatan kemasan daur ulang sampai dengan tahap menjahit dan menyatukan antar komponen. Sedangkan beberapa peserta lainnya tidak dapat menyelesaikan hingga terbentuk barang daur ulang karena kekurangan bahan. Untuk dapat membuat barang daur ulang seperti kotak pensil, pouch, ataupun tas, diperlukan lebih dari 50 kemasan plastik bekas.

Selama proses pelatihan berlangsung, tim dosen juga memberikan penilaian terhadap keseriusan peserta dalam mengikuti pelatihan. Tiga peserta yang memiliki antusiasme tinggi dalam mengikuti pelatihan akan diberi doorprize oleh panitia. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan dan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kebermanfaatan sampah plastik supaya masyarakat dapat mengolah sampah plastik yang dihasilkan serta lebih peduli lagi terhadap kebersihan lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *