Balikpapan – Institut Teknologi Kalimantan melalui tiga mahasiswa program studi perencanaan wilayah dan kota membuat sebuah konsep strategi untuk pemenuhan gizi seimbang. Hal tersebut berguna dalam meningkatkan imun tubuh di masa pandemic covid-19. Pandemi covid-19 yang terus meningkat mengakibatkan krisis kesehatan dunia, virus Corono dapat menyerang berbagai golongan usia, mulai dari bayi, balita, anak-anak, remaja, oranng dewasa bahkan yang sangat rentan golongan lanjut pralansia dan lansia. Dengan meningkatkan pola hidup sehat akan membantu tubuh untuk mengatasi tubuh infeksi. dengan saling bekerja sama antar masyarakat dengan pemerintah agar dapat virus corona ini tidak bertahan lama.

Inovasi yang digagas ketiga mahasiswa tersebut adalah membuat konsep perubahan gizi yang melibatkan pemerintah dan masyarakat, dimana kedua belah pihak saling bekerja sama, dari pemerintah mengadakan sosialisasi untuk gizi seimbang lalu dari pihak masyarakat yang memperkuat imun tubuh dengan memantau dan mengevaluasi program-program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan dan gizi.

Konsep PNWC sendiri terdiri dari:

  1. Komunikasi : Melakukan pemberian informasi tentang gizi seimbang yang efektif.
  2. Akses : Meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan yang beragam.
  3. Perlindungan : Memastikan bahwa program perlindungan sosial benar-benar menyasar.
  4. Gender : Mengatasi ketimpangan gender untuk meningkatkan ketahanan pangan dan gizi.
  5. Pemantauan : Memanfaatkan system dan kebijakan yang telah ada.
  6. Tata Kelola : Memperkuat tata kelola ketahanan pangan dan gizi atau system pangan secara keseluruhan dengan membentuk lembaga yang efektif.

Pola makan memiliki pengaruh terhadap system kekebalan tubuh, terutama pada kondisi pandemic ini. Perlu peningkatan yang baik dari berbagai sector dan bidang.

#KampusMerdeka

Humas Institut Teknologi Kalimantan

Bagikan Yuk :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •