Rektor ITK Membuka ITK Innovation 2016

Balikpapan – Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Sulistijono membuka secara resmi acara ITK Innovation 2016. Bertempat di Auditorium Utama Kampus ITK Karang Joang, Sulistijono sekaligus menyambut para peserta lomba cipta inovasi bagi siswa sekolah menengah atas se-Kalimantan. “Selamat datang di Kampus ITK! Selamat berkompetisi! Selamat berlomba dalam ITK Innovation Contest 2016. Junjung tinggi kejujuran dan sportivitas,” katanya di Balikpapan, Rabu, 24 Februari 2016.

Dalam sambutannya, Sulis mengatakan, lomba cipta inovasi sengaja diadakan oleh ITK sebagai bentuk kepedulian menciptakan budaya berinovasi di kalangan generasi muda. ITK ingin agar putra-putri daerah menjadi pembangun wilayahnya dengan kemampuan teknologi yang diimliki. Acara dibuka dengan pemotongan pita oleh Rektor ITK, Ketua Innovation 2016, dan Perwakilan dosen, serta pembacaan doa oleh Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan ITK.

“Pemuda-pemudi yang saat ini duduk di bangku SMA, berpaculah, dorong diri dengan berkompetisi dan berinovasi untuk mewujudkan Indonesia Maju 2045,” kata profesor lulusan Université de Technologie de Compiègne, Perancis ini.

Rangkaian acara ITK Innovation 2016 terdiri dari tiga kegiatan, yakni ITK Innovation Contest, ITK innovation Fair, dan ITK Innovation Talkshow sebagai puncak acara  yang akan diadakan pada 25 Februari 2016, 08.00 sampai 14.30 WITA, di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC-DOME) Balikpapan. Acara ini terbuka untuk umum dan dapat menghubungi Wihel (085393367335) atau Defi (082254767885) untuk pendaftaran.

Sulis menuturkan, wilayah Kalimantan memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Namun sayang, warga asli kurang merasakan manfaatnya. Perekonomian begitu tergantung pada sektor tambang yang tidak stabil, infrastruktur masih kurang, dan lainnya.

“Kehadiran ITK yang resmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2014, sebagai salah satu proyek dalam Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia MP3EI) bertujuan untuk  mengatasi itu. Data dari Kemenristek Dikti menunjukkan kami yang terbaik di Kalimantan,” ujar Sulis yang juga dosen Program Studi Teknik Material dan Metalurgi ini.

Sulis mengatakan, pemenang lomba  ini akan mendapatkan freepass tiket masuk ke ITK dnegan syarat memilih ITK sebagai pilihan pertama dalam SNMPTN, SBMPTN 2016. Dia meyakinkan para peserta – yang berasal dari Sangata, Bontang, Banjarmasin, Samarinda, Balikpapan, Tenggarong, dan Penajam Paser Utara ini – agar tak perlu khawatir ketika lulus dari ITK nantinya.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, kata Sulis, sudah mengeluarkan surat keputusan bahwa status ITK ‘Terakreditasi’. Surat ini lebih tinggi derajatnya dari Badan Akreditas Nasional Perguruan Tinggi /BAN PT. “Jadi tak perlu risau.”

“Buat apa jauh-jauh kuliah keJawa jika di ITK sudah ada perguruan tinggi berkualitas. Jadilah bagian dari kebanggaan Kalimantan,” ujarnya. (Humas ITK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *