Kerusakan mesin industri sering kali diawali oleh munculnya getaran abnormal yang tidak terdeteksi secara kasat mata. Berangkat dari permasalahan tersebut, I Made Ivan Wiyarta Cakra Sujana mengembangkan alat pengukur getaran mesin berbasis Arduino dengan sensor ADXL345 sebagai sistem monitoring dini yang praktis dan terjangkau untuk mencegah kegagalan mesin.
Getaran merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kondisi dan performa mesin, khususnya pada sistem mekanik di lingkungan industri. Getaran yang melebihi batas normal dapat menyebabkan keausan komponen, penurunan efisiensi kerja, hingga kerusakan serius yang berdampak pada biaya perawatan dan keselamatan operasional.
Namun, alat pengukur getaran komersial umumnya memiliki harga relatif mahal dan kurang fleksibel untuk kebutuhan pembelajaran. Kondisi ini mendorong perlunya alternatif alat ukur berbasis teknologi sederhana yang mudah diakses, ekonomis, serta tetap andal untuk monitoring kondisi mesin.
Melalui penelitian yang dilakukan, I Made Ivan Wiyarta Cakra Sujana memanfaatkan perkembangan teknologi mikrokontroler untuk merancang sistem monitoring getaran yang mandiri. Arduino digunakan sebagai pengendali utama karena sifatnya yang fleksibel, mudah diprogram, dan sesuai untuk kebutuhan akademik maupun aplikasi lapangan.
Sensor ADXL345 yang digunakan merupakan akselerometer tiga sumbu yang mampu mendeteksi perubahan percepatan dan getaran secara real-time. Data getaran yang diperoleh dapat diolah menjadi informasi kondisi mesin, sehingga potensi ketidakseimbangan, misalignment, atau gejala awal kerusakan dapat terdeteksi lebih dini sebelum terjadi kegagalan fatal.
Pengembangan alat pengukur getaran mesin berbasis Arduino dan sensor ADXL345 ini membuktikan bahwa teknologi sederhana dapat menghasilkan solusi nyata bagi dunia industri. Melalui penelitian ini, I Made Ivan Wiyarta Cakra Sujana tidak hanya mengembangkan media pembelajaran di bidang elektronika dan instrumentasi, tetapi juga berkontribusi dalam upaya pencegahan kerusakan mesin sejak dini melalui sistem monitoring yang efektif dan efisien.
Penelitian dan Pengabdian
Penelitian dan Pengabdian
Penelitian dan Pengabdian
Penelitian dan Pengabdian
Mahasiswa Ilmu Aktuaria ITK Raih Juara 5 International Actuarial Competition
ITK Buka Program Studi Teknik Sistem Perkapalan, Jawab Tantangan Industri Maritim Berkelanjutan
ITK Buka Program Studi Teknik Sistem Perkapalan
ITK Resmi Buka Program Studi S-1 Teknik Transportasi Laut, Pertama di Kalimantan