Studi Ekskursi Teknik Perkapalan ITK ke BPPT Jawa Timur

ITK News I Studi Ekskursi Teknik Perkapalan

Balikpapan – Mahasiswa Teknik Perkapalan ITK untuk pertama kalinya mengadakan Studi Ekskursi ke kota yang terkenal sebagai pusat edukasi maritim di Indonesia, yaitu Surabaya, Jawa Timur. Pada kunjungan industri ini mahasiswa yang terlibat adalah angkatan 2015, dengan agenda kunjungan ke monumen kapal selam dan Laboratorium Hidrodinamika Indonesia, Balai Pengkajian dan Penelitian Hidrodinamika, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (LHI- UPT BPPH BPPT). Studi Ekskursi yang berlangsung pada 22 dan 23 Januari 2018 merupakan kegiatan penunjang perkuliahan yang rutin diadakan oleh setiap Program Studi di Institut Teknologi Kalimantan (ITK).

Didampingi oleh 2 Dosen, mahasiswa Program Studi Teknik Perkapalan terlihat sangat antusias dan menikmati  kunjungan di Monumen Kapal Selam dan Laboratorium Hidrodinamika Indonesia. Pada kunjungan di Monumen Kapal Selam banyak hal yang sebelumnya belum pernah mereka lihat secara langsung dari objek bersejarah tersebut.

Mulai dari tata ruang, sistem permesinan, hingga menonton film sejarah dari KRI Pasopati 410, salah satu armada Angkatan Laut Republik Indonesia buatan Uni Soviet tahun 1952. Kapal selam ini pernah dilibatkan dalam Pertempuran Laut Aru untuk membebaskan Irian Barat dari pendudukan Belanda. “Hal menarik yang didapatkan diluar mata kuliah, ilmu yang sangat bermanfaat dalam bidang keprofesian khususnya,” ujar Zen Zulkarnain, salah seorang mahasiswa  yang juga menjabat sebagai Ketua Himpunan Teknik Perkapalan ITK 2018.

Hal senada juga diungkapkan oleh Arman Fauzi, mahasiswa Teknik Perkapalan ITK sekaligus Presiden Keluarga Mahasiswa ITK 2018.

“Mendapatkan materi dikelas saja belum cukup, ikut meninjau secara langsung dunia perkapalan sangatlah penting untuk meningkatkan wawasan. Alhamdulillah kemarin dapat kesempatan berkunjung ke Monumen Kapal Selam dan Laboratorium Hidrodinamika Indonesia BPPT. Kampus kita masih sangat muda, perlu menambah relasi yang sangat luas sehingga agenda studi ekskursi dapat pula menjadi salah satu jalan untuk mencapai hal tersebut,” ujarnya.

Pada kunjungan di Laboratorium Hidrodinamika Indonesia yang memiliki fasilitas  Towing Tank terbesar di Asia Tenggara, mahasiswa melihat banyak hal seperti pengujian pada  Cavitation Tunnel, Maneuvering and Ocean Basin, Ship Model, Painting, Mechanical dan Propeller Model.

“Kegiatan di Laboratorium Hidrodinamika Indonesia ini sangat bagus untuk mahasiswa kami guna membuka wawasan mereka perihal dunia perkapalan yang tidak hanya di industri galangan saja, namun mereka dapat melihat langsung proses  dan profesionalme kerja yang ditunjukkan oleh para engineer di Laboratorium Hidrodinamika Indonesia mengenai proses pengujian towing tank, sebelum diproduksinya suatu kapal,” ucap Fiqih Dwi Kurniawati, Dosen Teknik Perkapalan ITK yang mendampingi mahasiswa pada Studi Ekskursi tersebut.

Studi ekskursi mahasiswa Teknik  Perkapalan ITK di Monumen Kapal Selam mendapatkan sambutan hangat. Tidak sedikit yang memberikan arahan dan motivasi kepada mahasiswa ketika berkunjungan di tempat tersebut. Salah seorang petugas Monumen Kapal Selam yang juga merupakan personel TNI berkata, “Pemuda zaman ini jarang sekali memperhatikan sejarah dari para pahlawannya khususnya di dunia maritim. Saya bangga melihat adik-adik dari  mahasiswa perkapalan ITK yang berkunjung kesini. Semoga hal ini bisa mengawali semangat adik-adik untuk mengembangkan kejayaan maritim di Indonesia,” tutupnya penuh semangat.

-end-

Muhammad Ilham Laisa, Mahasiswa Teknik Perkapalan ITK untuk Humas ITK

 

Foto bersama dari Pihak LHI-BPPT dan Civitas Akademik ITK

Penyerahan kenang-kenangan oleh pihak LHI-BPPT dan ITK

Towing Tank Laboratorium Hidrodinamika Indonesia, UPT-BPPH BPP Teknologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *