Balikpapan - Program Studi Informatika melaksanakan kegiatan studi ekskursi bertajuk “Informatika Goes to IKN” sebagai bentuk pembelajaran lapangan bagi mahasiswa untuk mengenal langsung pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN). Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami konsep kota masa depan yang mengintegrasikan tata ruang hijau, teknologi digital, sistem komando terpadu, serta keamanan siber.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan paparan mengenai master plan pembangunan IKN, mulai dari tata ruang wilayah, tahapan pembangunan, hingga arah pengembangan kota cerdas. IKN diperkenalkan sebagai kota dengan konsep Smart Forest City, yaitu kota yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan fisik, keberlanjutan lingkungan, dan pemanfaatan teknologi.
Konsep tersebut mencakup tiga pendekatan utama, yaitu Forest City, Sponge City, dan Smart City. Forest City menekankan dominasi ruang hijau dan hutan, Sponge City berfokus pada pengelolaan air melalui ruang resapan dan drainase berkelanjutan, sementara Smart City mengintegrasikan teknologi digital untuk mendukung layanan publik dan operasional kota.
Salah satu agenda utama dalam studi ekskursi ini adalah kunjungan ke Nusantara Command Center (NCC). Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai pusat kendali kota berbasis data yang digunakan untuk memantau berbagai aspek operasional IKN.
NCC berperan dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data, mulai dari pemantauan cuaca, kualitas udara, tinggi air, keamanan kawasan, lalu lintas, hingga perkembangan pembangunan. Sistem ini menunjukkan bagaimana data, teknologi, dan koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam pengelolaan kota modern.
Kegiatan ini juga memperkenalkan mahasiswa pada berbagai infrastruktur digital pendukung IKN, seperti edge computing, kecerdasan buatan, Internet of Things, pusat data ramah lingkungan, hingga sistem keamanan siber. Materi tersebut sangat relevan dengan bidang keilmuan Informatika karena berkaitan dengan jaringan komputer, AI, big data, sistem terdistribusi, dan keamanan informasi.
Salah satu peserta kegiatan, Akmal Falah Maulana, mahasiswa Informatika angkatan 2023, menyampaikan bahwa studi ekskursi ini menjadi pengalaman penting untuk melihat langsung penerapan ilmu informatika dalam pembangunan kota masa depan.
“Kegiatan ini tentunya menjadi ajang bagi kami untuk memahami secara langsung bagaimana teknologi informatika diterapkan dalam pembangunan IKN. Kami dapat melihat bahwa sistem komando, pengelolaan data, kecerdasan buatan, jaringan, dan keamanan siber memiliki peran besar dalam mendukung kota cerdas. Pengalaman ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu berkontribusi dalam transformasi digital Indonesia,” ujar Akmal.
Selain mengikuti paparan dan kunjungan ke Command Center, peserta juga mengikuti agenda wisata keliling kawasan IKN. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat melihat langsung perkembangan kawasan serta memahami bagaimana konsep besar IKN mulai diwujudkan secara bertahap.
Studi ekskursi “Informatika Goes to IKN” diharapkan mampu memperkuat pengalaman belajar mahasiswa di luar kelas. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran bahwa bidang informatika memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya dalam mewujudkan IKN sebagai kota cerdas, hijau, dan berkelanjutan.
Informatika Goes to IKN: Mahasiswa Kenali Konsep Smart Forest City dan Teknologi Kota Cerdas
Mahasiswa Informatika Kenali Teknologi Kota Cerdas Melalui Studi Ekskursi ke IKN
ITK dan UPR Bergandengan Tangan, Dorong Kampus Kalimantan Menuju Standar Internasional
MoU ITK–UPR Jadi Langkah Awal Penguatan Akreditasi Internasional dan Riset Bersama
Mahasiswa ITK Raih Juara 3 LKTI Pertamina lewat Inovasi Budidaya Lele Lahan Sempit