Samarinda, 9-10 September 2026 — Institut Teknologi Kalimantan (ITK) melaksanakan rangkaian pelatihan dalam rangka Rapat Kerja ITK 2026 pada 9–10 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Rapat Kerja ITK 2026 yang mengusung tema “Transformasi Tata Kelola dan Kepemimpinan untuk Memperkuat Pembangunan ITK yang Adaptif, Akuntabel, dan Berkelanjutan.”
Pelatihan diikuti oleh seluruh peserta Raker yang terbagi ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok mendapatkan materi yang berbeda sesuai dengan fokus pembahasan, dengan metode paparan dan diskusi interaktif bersama para fasilitator.
Pada hari pertama, Rabu (9/9), peserta mendapatkan materi Leadership, Konsep dan Implementasi Outcome-Based Education (OBE), serta Pengantar dan How do I serve? From my job to my client. Materi tersebut difasilitasi oleh Prof. Dr. rer. nat. Ir. R. M. Rustamaji, M.T., IPU., Prof. Ir. Leni Sophia Heliani, S.T., M.Sc., D.Sc., IPU, dan Prof. Dr. Ir. IIIah Sailah, M.S.
Sesi berikutnya membahas Manajemen Berbasis Risiko di Perguruan Tinggi, Kurikulum, serta Integrated Service, Governance, Risk, and Quality: My Service is Part of University Quality. Pembahasan tersebut memberikan perspektif mengenai pentingnya integrasi antara pelayanan, tata kelola, manajemen risiko, dan penjaminan mutu dalam penyelenggaraan perguruan tinggi.
Pada malam hari, pelatihan dilanjutkan dengan materi Good University Governance (GUG), Asesmen, dan From Service to Service Culture. Ketiga materi tersebut menjadi bagian dari pembelajaran peserta mengenai tata kelola perguruan tinggi dan pengembangan budaya pelayanan di lingkungan institusi.
Memasuki Kamis (10/9) pagi, peserta melanjutkan pelatihan dengan pembahasan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Materi dibagi ke dalam beberapa fokus, termasuk SPMI yang mencakup PPkM dan SDM, sarana dan prasarana, kerja sama, serta keuangan, serta SPMI Pendidikan.
Pelatihan kemudian berlanjut dengan materi Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME), khususnya mengenai prosedur dan kriteria LAM Teknik serta keterkaitannya dengan SPMI. Sesi ini menjadi bagian dari penguatan pemahaman peserta terhadap mekanisme penjaminan mutu perguruan tinggi.
Melalui rangkaian pelatihan tersebut, peserta memperoleh pemahaman dan perspektif yang beragam terkait kepemimpinan, tata kelola, pelayanan, manajemen risiko, serta sistem penjaminan mutu. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan dalam rangkaian Raker ITK 2026, sebelum memasuki agenda Rapat Kerja utama pada Kamis siang.
BRIDA Pemprov Kaltim Mengapresiasi Program Diseminasi Bintang ITK
Kepala BRIDA Kaltim Dorong Riset Berkelanjutan
Hadirkan 1.600 Peserta, Diseminasi BINTANG ITK Dorong Literasi Teknologi Baterai Biomassa
Diseminasi BINTANG ITK Wujudkan Hilirisasi Riset Baterai Biomassa
ITK Perkuat Budaya Literasi melalui Bedah Buku